Senin, 20 Maret 2017

Tempoyak

Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk saat menyantap nasi. Tempoyak juga dapat dimakan langsung, namun hal ini jarang sekali dilakukan karena banyak yang tidak tahan dengan keasaman dan aroma dari tempoyak itu sendiri. Selain itu, tempoyak dijadikan bumbu masakan.
Citarasa dari Tempoyak adalah asam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya. Tempoyak dikenal di Indonesia, terutama di Bengkulu, Palembang, Lampung, Jambi, dan Kalimantan. Selain itu, makanan ini juga terkenal di Malaysia. Di Palembang, tempoyak dimasak dengan campuran daging ayam. Di Lampung, tempoyak menjadi bahan dalam hidangan seruit atau campuran untuk sambal.
Sejarah tempoyak
Tempoyak diriwayatkan dalam Hikayat Abdullah sebagai makanan sehari-hari penduduk Terengganu. Ketika Abdullah bin Abdulkadir Munsyi berkunjung ke Terengganu sekitar tahun 1836, ia mengatakan bahwa salah satu makanan kegemaran penduduk setempat adalah tempoyak.[1] Berdasarkan sejarah yang ada dalam Hikayat Abdullah, tempoyak merupakan makanan khas rumpun bangsa Melayu, yaitu suku bangsa Melayu di Malaysia dan Indonesia yang terdapat di Sumatera dan Kalimantan.

Cara pembuatan




Tempoyak ikan patin, yang bercitarasa manis pedas, masakan khas Palembang.
Adonan tempoyak dibuat dengan cara menyiapkan daging durian, baik durian lokal atau durian monthong (kurang bagus karena terlalu banyak mengandung gas dan air). Durian yang dipilih diusahakan agar yang sudah masak, biasanya yang sudah nampak berair. Kemudian daging durian dipisahkan dari bijinya, setelah itu diberi sedikit garam. Setelah selesai, lalu ditambah dengan cabe rawit yang bisa mempercepat proses fermentasi. Namun proses fermentasi tidak bisa terlalu lama karena akan mempengaruhi cita rasa akhir.
Setelah proses di atas selesai, adonan disimpan dalam tempat yang tertutup rapat. Diusahakan untuk disimpan dalam suhu ruangan. Bisa juga dimasukkan ke dalam kulkas, namun fermentasi akan berjalan lebih lambat.
Tempoyak yang telah difermentasi selama 3-5 hari cocok untuk dibuat sambal, karena sudah asam dan masih ada rasa manisnya. Sambal tempoyak biasanya dipadukan dengan ikan Teri, ikan mas, ikan mujair, ikan patin, ataupun ikan-ikan lainnya.

Soto Betawi

Soto Betawi merupakan soto yang populer di daerah Jakarta. Seperti halnya soto Madura dan soto sulung, soto Betawi juga menggunakan jeroan. Selain jeroan, seringkali organ-organ lain juga disertakan, seperti mata, terpedo, dan juga hati.

 Berkas:Soto betawi.jpg

Sejarah



Istilah soto Betawi hadir dalam kuliner masakan Indonesia sekitar tahun 1977-1978, namun bukan bearti tidak ada soto sebelum tahun tersebut. Yang memopulerkan dan yang pertama memakai kata soto Betawi adalah penjual soto bernama Lie Boen Po di THR Lokasari / Prinsen Park, tentunya dengan ciri khas cita rasa sendiri.
Banyak penjual soto pada masa tahun-tahun tersebut, biasanya menyebut dengan soto kaki Pak "X" atau sebutan lainnya. Istilah soto Betawi mulai menyebar menjadi istilah umum ketika penjual soto tersebut tutup sekitar tahun 1991.
Bahan-bahan
    500 gr daging sapi has dalam
    250 gr paru
    450 ml santan/susu segar (me: santan)
    secukupnya Air
    Minyak untuk menumis
   4 cm lengkuas, geprek
    2 cm jahe, geprek
    2 batang serai, geprek 
    2 daun salam 
    2 daun jeruk
    Garam 
    Penyedap
 Bumbu halus
    1 sdm lada (me: lada hitam),sangrai
    1 sdt ketumbar, sangrai
    1 sdt jinten, sangrai
    1/2 biji pala, sangrai
    3 butir kemiri, sangrai
    5 siung bawang merah, sangrai
    3 siung bawang putih, sangrai
    2 cabe merah keriting, sangrai?? 
Bumbu pelengkap
    daun bawang
    bawang goreng
    jeruk limau
Langkah
    Rebus daging hingga empuk. Saya rebus kurang lebih 2 jam. Angkat, tiriskan, potong dadu sesuai selera,masukkan algi ke dalam air kaldu.
    Rebus paru hingga empuk. Saya rebus kurang lebih 2 jam. Angkat, tiriskan, potong tipis/tebal, beri bumbu (garam, bawang putih, ketumbar uleg), diamkan sebentar, lalu goreng.
   Sangrai bumbu halus terlebih dahulu hingga wangi, lalu blender/uleg hingga halus. Lanjut, ditumis hingga wangi.
    Masukkan tumisan bumbu halus ke dalam air kaldu daging, lalu masukkan santan, aduk2.
    Lalu, beri garam, gula, penyedap. Koreksi rasa.
Kalo rasa sudah pas, tuang kuah soto tata dengan paru, daun bawang, bawang goreng. Beri perasan air jeruk limau dan sambal. 
    Pelengkapnya boleh ditambah tomat, acar timun, emping. Semua sesuai selera ya.

Bubur pedas khas pontianak

Bubur Pedas adalah salah satu kuliner terpopuler dari kotas Pontianak. Kuliner yang satu ini terbilang spesial karena menggunakan bahan-bahan unik, anatara lain pucuk daun pakis, daun lengkuas, dan dauh-daun rempah lainnya. Rasa bubur ini pun sangat kaya karena kamu bisa menemukan kangkung, daun kesum, serta kacang goreng dan teri sebagai taburan di atasnya. Hmm…pokoknya dijamin yummy!



bubur pedas

Bahan-bahan

15 porsi
  1. 7 siung Bawang Putih
  2. 9 siung Bawang Merah
  3. 1 buah Bawang Bombay
  4. 3 buah Cabe Merah Besar
  5. 2 buah Cabe Hijau Besar
  6. 2 sdm Terasi
  7. 2 sdt Lada Hitam
  8. 2 sdt Ketumbar
  9. 5 buah Kemiri
  10. 2 cm Lengkuas
  11. 2 batang Serai
  12. segenggam Daun Kunyit
  13. segenggam Daun Kesum
  14. secukupnya Garam
  15. 6 buah Wortel
  16. 4 buah Ubi Jalar
  17. 2 buah Gambas
  18. 2 ikat Kacang Panjang
  19. 2 ikat Kangkung
  20. 250 gram Kecambah
  21. 2 buah Jagung
  22. 500 gram Daging Sapi
  23. 250 gram Kacang Tanah
  24. 500 gram Beras
  25. 500 gram Kelapa Parut
  26. secukupnya Minyak goreng untuk menumis

Langkah

60 menit
  1. Cuci daun kesum dan daun kunyit, kemudian iris halus lalu masukkan dalam satu wadah. Yang gak tau bentuk daun kesum, bisa dilihat digambar ya, daun kesum (kiri) daun kunyit (kanan) hasil (bawah).
  2. Kupas ubi jalar, wortel, dan gambas, kemudian cuci semuanya termasuk jagung dan kacang panjang. Potong kecil-kecil ubi jalar, kacang panjang, jagung, wortel, dan gambas. Untuk jagung diambil biji jagungnya saja. Ubi, wortel, dan gambas dipotong dadu.
  3. Kangkung disiang kemudian dicuci, kecambahnya juga jangan lupa dicuci bersih.
  4. Iris bawang bombay, cabe merah besar, dan cabe hijau besar.
  5. Haluskan bawang merah, bawang putih, lada, ketumbar, terasi dan kemiri. Setelahnya lengkuas dan serai cukup dimemarkan saja.
  6. Ini adalah bahan pengental buburnya, cara bikinnya, beras dicuci, dikeringkan, kemudian disangrai bersama dengan kelapa parut. Sangrai sampe warna agak coklat, kemudian diblender halus, jadinya kayak serbuk gitu.
  7. Daging, ubi jalar, dan kacang tanah direbus terlebih dahulu supaya lembut.
  8. Tuangkan sedikit minyak goreng keatas wajan. Aku pake minyak goreng ini, terbuat dari 100% minyak kelapa, warnanya bening kayak air putih, bau minyaknya juga kayak bau kelapa gitu hehe. Tapi pake minyak biasa juga gpp ^.^
  9. Tumis bawang bombay, cabe merah dan hijau besar, sampai harum. Kemudian masukkan bumbu halus tadi, tumis sebentar hingga harum, setelah itu masukkan daun kesum dan daun kunyit, tumis hingga layu.
  10. Setelah daging empuk, masukkan wortel, gambas, jagung, dan kacang panjang kedalam panci yang berisi daging.
  11. Kemudian masukkan bumbu yang telah ditumis tadi kedalam panci. Aduk2, masukkan serbuk pengental, aduk2 terus, inget jangan sampai berhenti mengaduk, nanti bisa gosong didasar panci. Sampai kental, mendidih dan meletup2.
  12. Terakhir masukkan kangkung kedalam panci, aduk sebentar saja hingga kangkung layu. Takaran garam sesuai selera aja.
  13. Bubur pedas ini gak akan nikmat kalo gak disantap pake sambel, cara bikinnya cuma cabe rawit sama bawang putih diblender halus, kemudian tambahkan sedikt air, gula, dan garam.
  14. Bubur pedas khas Kalimantan Barat siap disajikan. Rekomendasi: Lebih enak disantap pake bawang goreng, kacang goreng dan ikan teri goreng ditabur diatasnya. Pemberian kecap dan sambal sesuai selera

Ayam Betutu

Makanan khas bali yang selanjutnya akan kita bahas adalah sebuah makanan yang sangat luar biasa dan cukup populer di Bali bahkan populer di seluruh indonesia. Makanan khas bali yang satu ini populer dengan nama Ayam Betutu, tentu jika anda kebetulan sedang berada di Pulau Bali rasanya wajib untuk anda mencicipi Ayam Betutu ini. Masakan khas bali ini merupakan makanan pedas yang sangat khas rasa bumbu rempahnya.
Ayam BetutuTentu rasa pedas gurih yang anda dapatkan dari Ayam Betutu ini bisa membuat lidah anda keenakan. Pasalnya bumbu tersebut langsung di masukkan ke dalam bagian perut ayam kampung yang tentu saja hal ini membuat bumbu yang ada meresap langsung ke dalam daging ayam kampung tersebut. Kemudian daging tersebut di pangang saat di bungkus dengan daun pisang yang tentu cara memasak yang sangat unik bukan?





Bahan-bahan

  1. 1 kg ayam potong
  2. 500 ml air
  3. Secukupnya garam & gula
  4. Bumbu Halus :
  5. 1 sdm ketumbar
  6. 4 buah kemiri
  7. 20 buah cabe rawit
  8. 1 sdm terasi
  9. 2 sdt merica
  10. 1 ruas kunyit
  11. Bahan Rajang :
  12. 30 buah bawang merah
  13. 7 buah bawang putih
  14. 2 jempol jahe
  15. 1 jempol kunyit
  16. 1 jempol lengkuas
  17. 3 jempol kencur
  18. 4 batang serai (putih na)

Langkah

40 menit
  1. Bahan yg di rajang tadi.

  2. Masukan ayam, aduk rata.
  3. Beri air, garam dan gula. Ungkep dengan api sedang sampai ayam lunak
     dan bumbu meresap serta air mengering.
  4. Sedikit berkuah, ini kuah na enak di gadoin nasi hangat gtu ja😆 jgn lupa koreksi rasa.
  5. Daging na empyukkkkk.......

  6. Sajikan dengan nasi hangat🍚

Tinutuan atau Bubur Manado

Tinutuan atau Bubur Manado adalah makanan khas Indonesia dari Manado, Sulawesi Utara. Ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa, Sulawesi Utara. [3] Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado.[ Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya.



Tinutuan disajikan bersama ikan asin dan sambal
Kata tinutuan tidak diketahui asalnya. Sejak kapan tinutuan menjadi makanan khas Kota Manado tidak diketahui dengan jelas. Ada yang mengatakan tinutuan mulai ramai diperdagangkan di beberapa tempat di sudut Kota Manado sejak tahun 1970 Ada juga yang mengatakan sejak tahun 1981
Tinutuan dipakai menjadi moto Kota Manado sejak kepemimpinan Wali Kota Jimmy Rimba Rogi dan Wakil Wali Kota Abdi Wijaya Buchari periode 2005-2010, menggantikan moto Kota Manado sebelumnya yaitu Berhikmat
Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata setempat pada tahun 2004] (ada juga yang mengatakan pada pertengahan tahun 2005)[ menjadikan Kawasan Wakeke, Kecamatan Wenang, Kota Manado, sebagai lokasi wisata makanan khas tinutuan.

Bahan





Pelengkap hidangan tinutuan
Bahan pembuatan tinutuan sederhana. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran yaitu labu kuning yang juga disebut sambiki, beras, singkong, bayam, kangkung, daun gedi, jagung, dan kemangi.
Penyajian
Tinutuan ini biasanya disajikan untuk sarapan pagi. Tinutuan dapat disajikan dengan ikan asin serta berbagai macam pelengkap hidangan seperti yang terlihat pada gambar.
Penyajian di Manado
Tinutuan, di Manado, disajikan dengan perkedel nike, sambal roa (rica roa, dabu-dabu roa), ikan cakalang fufu atau tuna asap, dan perkedel jagung.[]. Tinutuan juga bisa disajikan dicampur dengan mi atau dengan sup kacang merah yang disebut brenebon.
Tinutuan yang disajikan bersama mi disebut midal, dimana akhiran dal tersebut berasal dari kata pedaal yakni nama lain untuk tinutuan khusus di wilayah Minahasa Selatan yang merupakan wilayah subetnis Tountemboan di Minahasa

Catemak Jagung NTT

Catemak jagung adalah hidangan penutup yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Isinya adalah jagung, labu lilin, kacang tanah, dan kacang hijau yang direbus kemudian ditambahkan garam. Berbeda dengan hidangan penutup yang biasanya manis, cita rasa dari catemak jagung adalah asin. Nah, jika kamu kebetulan merasa kadar asinnya kurang bersahabat di lidah, kamu bisa lho memberikan sedikit perasan lemon ke dalamnya. Rasanya akan mengejutkan lidahmu nantinya. Tapi jangan khawatir! Akan tetap enak untuk disantap kok.
Kita coba buat dirumah yuk PG'ers. Caranya sangat gampang dan cepat.
Bahan - Bahan :
500 gram biji jagung
100 gram kacang tanah
200 gram kacang hijau
Sayuran (bunga pepaya, daun ubi, jantung pisang, pucuk labu atau labu lilin sesuai selera)
Bumbu :
Penyedap rasa
Garam
Cara Membuat :
• Rebus kacang – kacangan sampai kacang tersebut empuk, biarkan air rebusan tetap bergabung dengan kacang – kacangan.
• Setelah empuk, masukkan bumbu penyedap rasa sesuai selera, termasuk garam . Karena makanan ini khas dengan rasanya yang asin , jadi kasih garamnya agak banyak ya .
• Tambahkan macam – macam sayuran sesuai selera seperti bunga pepaya , daun ubi atau jantung pisang pucuk labu juga boleh.
• Tunggu kuahnya mengental dan semua daun masak empuk.
• Setelah masak angkat. Catemak Jagung siap disajikan.

Coto Makassar

Coto Makassar atau Coto Mangkasara adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan[1]. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat dan "burasa". Saat ini Coto Mangkasara sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran. Dan direncanakan mulai bulan November 2008 Coto Makassar akan menjadi salah satu menu pada penerbangan domestik Garuda Indonesia dari dan ke Makassar.
Bahan dalam Resep Coto Makassar:
·   
           ½ kg daging sapi.
·         ½ kg babat.
·         200 gram jantung sapi.
·         300 gram hati sapi.
Bumbu Untuk Memasak Coto Makassar:
·         2 centimeter jahe. Dimemarkan
·         4 cm lengkuas. Dimemarkan
·         5 serai. Dimemarkan
·         5 daun salam
·         ¼ kg kacang tanah. Digoreng, lalu dihaluskan
·         2½ liter air bekas mencuci beras
·         1 sdm kaldu instan rasa sapi
·         6 sdm minyak sayur
Bumbu Yang Dihaluskan:
·         10 bawang putih
·         10 bawang merah
·         10 cabai keriting. Direbus setengah layu
·         100 gr taoco. Ditumis dengan 6 sendok minyak sayur, lalu tambahkan garam dan gula merah.
·         8 kemiri. Disangrai
·         1 sdm ketumbar. Disangrai
·         1 sdt jintan. Disangrai
·         1 sdt merica butiran dan 1 sdt garam
Bumbu Pelengkap Untuk Menyajikan Moto Makassar:
·         Bawang goreng
·         Daun bawang. Diiris-iris
·         Seledri. Diiris-iris
·         Sambal taoco
·         Ketupat
Cara Memasak Coto Makassar:
Resep Cara Membuat Coto Makassar, Bumbu dan Bahannya·         Rebus daging sapi, babat, jantung dan hati. Masukkan jahe, lengkuas, serai dan salam.
·         Setelah semua bahan di atas matang, angkat lalu tiriskan
·         Potong daging sapi, babat, jantung dan hati dengan bentuk dadu. Sisihkan.
·         Panaskan minyak menggunakan api sedang.
·         Tumis semua bumbu yang sudah dihaluskan sampai tercium aroma harum, lalu angkat.
·         Masukkan tumisan tersebut dalam kaldu, lalu masukkan kacang tanah yang sudah digoreng. Masak kembali sampai mendidih.
Resep Cara Membuat Coto Makassar, Bumbu dan Bahannya
Cara Menyajikan Coto Makassar:
Siapkan mangkuk, lalu beri ketupat yang sudah dipotong-potong.
Tambahkan daging dan jerohan di atasnya.
Tuangkan kuah, lalu taburi bawang goreng, seledri dan irisan daun bawang
Sajikan beserta sambal taoco.
Sumber:wikipedia